Banyak
pengamat dan pakar yang memprediksi bahwa perolehan suara PKS di pemilu
2014 akan terjun bebas. Bahkan beberapa lembaga survey pun sudah gencar
mempublikasikan hasil survey nya yang menempatkan PKS di urutan bawah.
Pendapat mereka ini dilandasi oleh prahara yang tengah menerpa Partai
Dakwah ini. Tapi mereka lupa bahwa PKS itu bukan Partai Tokoh atau
Figur, PKS adalah Partai Kader.
Hal ini diakui oleh Ray Rangkuti, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia.
Menurut Ray, PKS akan selamat pada Pemilihan Umum 2014 mendatang, jika
kader-kadernya yang ada di bawah tidak terpengaruh isu ini. Sebab kunci
penyelamatan PKS bukan dari para elitnya, tetapi kader-kadernya.
Bahkan Ray memuji sikap Presiden PKS Anis Matta yang sering turun ke
bawah. Sikap itu memang perlu dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan
diri dan kebanggaan kader PKS.
“Karena yang saya lihat tipikal
PKS ini kadernya hebat. Jadi kalau kadernya lemah dan tidak melakukan
akselerasi ya kemungkinan tidak tembus PT,” kata dia.
Meminjam
istilah seorang penulis, Partai kader seperti ILALANG. Hari ini
dipotong, maka tidak berapa lama kemudian dia akan tumbuh dan kembali
bersemi. Bahkan ketika ilalang di semprot dengan racun, bukannya mati
malah tambah menggunung dan tumbuh subur. Hanya ada satu cara
memusnahkan ilalang ini, dibongkar akarnya dan ditanami tanaman lain.
Perlahan-lahan ilalang akan lenyap.
Membasmi PKS tidaklah mudah
jika hanya menangkap dan memenjarakan katakanlah 10 orang induk
pimpinan ( mulai dari ustd hilmi, fahri, anis mata, LHI dll) tidak akan
menenggelamkan PKS, suara PKS tidak terjun bebas. Karenanya
digunakanlah berbagai cara termasuk melenyapkan organisasinya/
pembubaran PKS (membongkar akarnya).
Para pengamat lupa bahwa
orang cenderung melihat siapa penumpang kapalnya bukan kapalnya. ambil
contoh ringan fakta di lapangan berdasar pemilu yang lalu.
“
bahasa kasarnya saya benci PKS karena kasus sapi nya, tapi tokoh yang
dicalonkan ini saya suka ,karena ia merakyat dan selalu ada ketika kami
butuh, kami butuh pemimpin seperti ini dan itu adalah kader PKS dan itu
artinya suara untuk PKS”
Kader adalah kekuatan PKS sebenarnya,
bukan para tokoh atau elit partainya. Pimpinan boleh berganti, tapi
rumah mereka tetap satu. Rumah Dakwah.