Penembakan kembali terjadi terhadap massa yang
berlindung di masjid Al Fatah, di distrik Ramses, Kairo,Mesir, Sabtu
(17/8/2013). Penembakan ini terjadi ketika ratusan massa hendak
meninggalkan masjid itu.
BBC melaporkan, masih
banyak di kalangan massa digalang Ikhwanul Muslimin itu yang memilih
bertahan di masjid. Dari tayangan televisi terlihat tentara dan polisi
menembak ke arah menara masjid.
Masjid tersebut telah digunakan
massa untuk berlindung usai ditembaki polisi dan tentara saat mereka
turun ke jalan dalam aksi ‘Jumat Marah’ (16/8/2013). Mereka memasang
barikade di masjid itu sedangnkan polisi dan tentara mengepungnya.
Sampai
berita ini diturunkan, jumlah korban terus bertambah dan kini tercatat
173 orang tewas dan lebih dari 1.000 pengikut Ikhwanul Muslimin
ditangkap. Dikabarkan, salah seorang yang tewas adalah Ammar Badie,
putra pemimpin spiritual Ikhwanul Muslimin.
Dari tayangan Nile TV,
tertulis headline, “Petugas keamanan akan mengeluarkan pendukung Morsi
dari masjid Al Fatah. Dari tayangan TV lain juga terlihat polisi
menembakkan senjatanya ke arah masjid.
Sementara itu CNN memberitakan,
sekitar dua jam setelah kelompok massa pertama meninggalkan masjid,
sekelompok perempuan terlihat keluar dari masjid diawasi polisi dan
tentara
09.40
Humas


